Faedah Shalawat di bawah ini adalah, bahwa siapa yang membaca shalawat ini 100 X, maka Allah SWT. Akan mendatangkan hajtnya 100 hajat. Yang 30 untuk dunia 70 untuk akhiratnya.

Inilah Lafadz Shalawatnya :

ALLAHUMMA SHALI ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALI SAYYIDINA SAYYIDINA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AHLI BAITIHI

Artinya : “ Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada penghulu kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga penghulu kami Nabi Muhammad sawdan kepada ahli rumahnya”

Selamat mengamalkan!

Wallahu’alam


Shalawat ini mengandung faedah yang sangat besar bagi yang mengamalkannya untuk menghilangkan kesukaran dan kesusahan yang dialaminya:

“ALLAHUMMA SHALLI  WA SALIM  WA BAARIK  ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN WA  ‘ALAA  AALI  SAYYIDINAA MUHAMMAD”

Artinya : “Ya Allah limpahkanlah rahmat, keselamatan dan berkah kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw. dan kepada segenap keluarganya”.

Selamat mengamalkan, semoga bermanfaat….

Wallahu’alam


Shalawat ini telah diajarkan oleh Rasulallah SAW kepada seorang mufti Negeri Syam bernama Hamid Affandi Al-Imadi di dalam mimpinya, Rasullah telah bersabda kepadanya:”Jika seseorang membaca shalawat ini, maka Allah akan melapangkan kesempitannya.

Dalam hal ini tidak sedikit orang-orang saleh yang membuktikannyadan sama berhasil berkah membaca shalawat ini :

ALLAHUMMA SHALLI WA SALLIM  ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN QAD DLAAQAT HILATII ADRIKNII YA RASULLALLAH.

Artinya “Ya Allah, limpahkan rahmat dan keselamatan atas penghulu kita nabi Muhammad SAW. sungguh sudah sangat sempit daya upayaku, temukanlah olehku ya Rasullallah.”

Sumber : Buku Kumpulan Shalawat Nabi Lengkap (M.Ali Chasan Umar)

Selamat mengamalkan :

Wallahu’alam


Bila kita memperbanyak membaca shalawat shifa ini, insya allah akan diberikan kesehatan lahir maupun batin :

ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN THIBIL QULUUBI WA DAWA IHAA WA SHIHATIL ABDAANI WA  ‘AAFIYATIHAA WA NURIL ABSHORI WA DLIYAA IHAA WA QUUTIL AJSADI WAL ARWAHI WA GHIDAA IHAA WA  ‘ALAA  AALIHI WA SHAHBIHI WA SALLIM.

Artinya :

Ya Allah, tumpahkanlah kesejahteraan atas jujungan kami Nabi Muhammad yang merupakan obat hati dan penyembuhan dan merupakan penyehat dan penyelamat badan dan merupakan cahaya dari sinar penglihatan dan yang merupakan penjamin kesehatan jasmani dan rohani akan kebutuhan makanan dan juga tumpahkan kesejahteraan itu atas keluarga serta sahabat-sahabatnya dan berilah keselamatan.

Selamat mengamalkan :

Wallahu’alam


“Sungguh  Allah melimpahkan solawat dan para malaikat memohonkan solawat untuk Nabi SAW, maka wahai orang-orang yang beriman, bacakanlah (mohonkanlah) solawat untuknya…” Potongan ayat ini hampir pasti dibacakan para khotib pada khutbah bagian kedua.

Karena telah dilimpahi sholawat oleh Allah dan dibacakan sholawat para malaikat, logisnya Nabi SAW sudah turah/berkecukupan sholawat. Jadi, kitalah yang butuh membacakan sholawat kepada beliau. Mengapa? Setiap sekali kita membacakan sholawat untuk beliau, Allah melimpahkan sholawat buat kita minimal sepuluh kali.

Makna sholawat secara umum adalah pernyatan kasih dan cinta. Setiap orang yang berakal dan berilmu, pastilah mewajibkan dirinya memperbanyak sholawat Nabi SAW. Mengapa? Tiada kasih dan cinta yang melebihi kasih dan cinta Nabi SAW kepada umat manusia. Allah mengabarkan: “…berat terasa bagi (hati) beliau penderitaan kalian, (beliau) sangat ingin kalian (selamat dunia-akherat)…” Wajar jika Taufik Ismail menuliskan : “Cinta ikhlasmu pada manusia, bagai cahaya suwarga, dapatkah kami membalas cintamu, secara bersahaja…” Bahkan, kelak ketika neraka telah dinyalakan, ketika para nabi AS lupa kepada selain dirinya masing-masing karena begitu menakutkannya neraka, lalu mereka berkata “selamatkan diriku, selamatkan diriku, diriku, Ya Allah”, Beliau SAW justru memohon; “Diriku saja yang masuk neraka Ya Allah, diriku saja, biar neraka bagi diriku saja, selamatkan umatku, Ya Robbi, umatku Ya Allah, umatku Ya Maha Penyelamat, ”

Adakah makhluk ciptaanMu yang lebih mulia dari yang begini ini (Nabi SAW), Ya Robbi?

Sebesar-besar cinta-kasih orang tua kepada anaknya, takkan pernah lebih besar dari cinta Beliau SAW kepada kita. Sebesar-besar cinta seseorang kepada orang lainnya, takkan pernah lebih besar dari cinta Beliau SAW kepada kita.

Sejak zaman para sahabat RA hingga kapanpun, orang-orang saleh senantiasa menitikkan airmata rindu-cinta bila teringat jejak-langkah Beliau SAW. Demikianlah, maka Al Maghfurlah Al ‘Alamah Al ‘Arif Billah KH Ahmad Zaini Ghani Martapura (Tuan Guru Ijai) bila membaca Simtud Duror beserta bacaan sholawatnya, suara merdu-rindu penuh tetesan airmata beliau mengharu-biru ruh ratusan ribu santri beliau yang takkan pernah bosan menghadiri majelis tiap malam Senin ini.

Begitu pentingnya membaca sholawat nabi bagi manusia, hingga Sayyidina Syech Zainal ‘Abidin mengatakan: ciri ahlus sunnah wal jama’ah ialah banyak membaca sholawat nabi. Syech Zainuddin Al Malibari dalam kitab Irsyadul ‘Ibad malah menganjurkan: kalau bisa, sehari baca sholawat seribu kali, atau tujuhratus kali, atau paling sedikit tigaratus kali.

Di kalangan pesantren tradisional khususnya, membaca sholawat nabi dalam berbagai versi dan cara, adalah bagian terpenting setelah membaca Al Qur’an. Terlebih lagi pada malam/hari Jum’at. Kitab kumpulan doa dan sholawat Dalailul Khoirot karya Syech Muhammad bin Sulaiman Al Jazuli seolah menjadi bacaan wajib kedua setelah Al Qur’an. Tentu, mereka tahu besarnya pahala di akherat dan dahsyatnya barokah di dunia karena membaca sholawat nabi.

Gus Mus (KH A Mustofa Bisri Rembang) berkali-kali mengatakan: “Jika tiap bibir kita sedang menganggur komat-kamit/mengucapkan “sollallooh ‘ngalaa Muhammad (Ya Allah, limpahkan solawat untuk Nabi Muhammad SAW,–huruf hidup dobel dibaca panjang) terus-menerus sedikitnya setahun, kok tidak sukses-bahagia-tentram-sentosa, datangi aku,ludahi mukaku dan caci-makilah diriku!”

Sumber http://lidahwali.com/index.php?option=com_content&task=view&id=277&Itemid=30


Shalawat di bawah ini adalah dari Annas r.a dari Rasulallah SAW. Yang Fadhilahnya adalah : ” Siapa membaca shalawat ini dengan berdiri, maka diampuni dosanya sebelum duduk, bila dibaca sambil duduk, maka diampuni dosanya sebelum berdiri”

Inilah Lafadz Shalawatnya :

ALLAHUMMA SHALI  ‘ALAA  SAYYIDINA MUHAMMADIN WA  ‘ALA A  AALIHI WASALIM.

Artinya : Ya Allah, semoga Engkau berikan rahmat atas penghulu kami Nabi Muhammad SAW. dan para keluarganya dan limpahkan keselamatan



Diantara faedah,  hikmah dan fadhilah bershalawat :

  1. Dapat memperoleh limpahan rahmat dan kebaikan dari Allah SWT.
  2. Meninggikan derajat dan menghapuskan kejahatan dan kesalahan.
  3. Memperoleh pengakuan kesempurnaan Iman, jika kita membacanya 100x
  4. Menjauhkan kerugian, penyesalan dan digolongkan ke dalam golongan orang-orang yang saleh.
  5. Emndekatkan diri kepada Allah SWT.
  6. Mendapat pahala seperti pahala memerdekan budak.
  7. Dapat memperoleh syafaat.
  8. Memperoleh penyertaan dari malaikatur Rahmat
  9. Memperoleh hubungan yang rapat dengan nabi. Sebab seseorang yang bershalawat dan mengucapkan salam untuk Nabi, maka shalawat dan salamnya itu disampaikan oleh malaikat kepada Nabi.
  10. Membuka kesempatan berbicara dengan Nabi
  11. Menghilangkan kesusahan, kegundahan dan melapangkan rizqi.
  12. Melapangkan dada, hal ini bila dibaca samapai 100 x
  13. Menghapuskan dosa. Hal ini jika seseorang membiasakan membaca 3 kali setiap hari.
  14. Menggantikan sadaqah bagi orang yang tidak mampu bersadaqah.
  15. Melipat gandakan pahala yang diperoleh. Hal ini apabila seseorang memperbanyak shalawat di hari jumat.
  16. Mendekatkan kedudukan di hari kiamat dengan Rasullallah di hari kiamat.
  17. Menjadikan sebab doa kita diterima Allah.
  18. Dapat melepaskan diri dari kebingungan di hari kiamat
  19. Memenuhi suatu hak Nabi, atau menunaikan suatu tugas ibadah yang diwajibkan atas kita umat manusia.
  20. Dipandang sebagai orang yang mencintai Nabi
  21. Dikabulkan segala hajat kebutuhannya.

Wallahu’alam.



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.